MAKASSAR- Laskar Merah Putih (LMP) Sulsel memberikan mandat kepada tiga ketua markas cabang kabupaten/kota. Mandat itu diserahkan langsung Ketua LMP Sulsel Irwan Adnan di Markas LMP Sulsel, Jalan Anuang, Sabtu (27/11/2021). Ketiga markas cabang yang diberikan mandat itu adalah Parepare, Pinrang, dan Takalar.
INDUSTRYco.id, Jakarta - Memasuki momenutum akhir Ramadahan 1442 H, Ketua Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Markas Daerah (MADA) DKI Jakarta Jupli Singarimbun SH MH menggelar kegiatan pembagian 500 bingkisan lebaran secara simbolis kepada anggota di Sekretariat LMPI MADA DKI Jakarta di Jalan Enim Raya Jakarta Utara Minggu (9/5). Menurutnya kegiatan pembagian 500 bingkisan kepada anggota
Selakupemegang kuasa, LMP Sulsel berjanji akan mengawal permasalahan ini hingga hak pensiunan dapat segera terbayarkan. Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Laskar Merah Putih Sulsel, M Taufiq Hidayat. ''Sejak 2019 hingga sekarang masih belum dibayar,'' ujarnya dikutip dari akun Youtubenya, Senin (11/4/2022).
cash. Bidik – Jakarta Polemik dualisme kepemimpinan Laskar Merah Putih LMP berakhir sudah. Pasalnya Pengadilan Tata Usaha Negara PTUN Jakarta, Kamis 03/11 lalu memutuskan perkara banding yang diajukan oleh Tergugat I Kementerian Hukum dan HAM dan Tergugat II Intervensi Ade Manurung. Putusan Banding PTUN Jakarta terkait dualisme kepemimpinan Laskar Merah Putih LMP ini mempertegas posisi legalitas HM. Arsyad Cannu selaku Ketua Umum Laskar Merah Putih yang sah. Pemberitahuan hasil putusan dikeluarkan melalui sistem informasi penelusuran perkara website PTUN Jakarta, tertanggal 4 November 2021, Putusannya menolak eksepsi Tergugat I dan Tergugat II Intervensi. Perkara ini berawal dari gugatan yang dilakukan oleh Ketum LMP HM. Arsyad Cannu hasil Musyawarah Majelis Tinggi Dewan Pendiri di Balikpapan Kalimantan Timur, 3 – 5 November 2019. Gugatan diajukan ke PTUN Jakarta pada Rabu, 23 Desember 2020. Oleh Majelis Hakim PTUN Jakarta, tanggal 10 Juni 2021 perkaranya kemudian diputuskan sebagai berikut 1. Mengabulkan gugatan seluruhnya yang diajukan oleh Ketum LMP HM. Arsyad Cannu. 2. Menyatakan Batal Surat Keputusan Kementerian Hukum dan Ham RI Tahun 2020 tentang Perubahan Pengurus Badan Hukum Perkumpulan Ormas Laskar Merah Putih yang diajukan oleh Ade Manurung sebagai Terlapor intervensi, 3. Mewajibkan Kementerian Hukum dan HAM RI untuk Mencabut SKTBH Perubahan atas nama Ade Manurung, 4. Mewajibkan Kementerian Hukum dan HAM RI untuk Menerbitkan Surat Keputusan Kementerian Hukum dan HAM RI terkait Kepengurusan Ormas LMP Ketua Umum HM. Arsyad Cannu berdasarkan Akta Notaris Dr. Tintin Surtini, SH, MH, 5. Menghukum Tergugat I dan Tergugat II intervensi membayar biaya perkara. “Hari ini kader Laskar Merah Putih di seluruh Tanah Air wajib berbangga, karena Keputusan PTUN Jakarta membuktikan bahwa kepengurusan kita HM. Arsyad Cannu yang diakui oleh negara,” ujar Ketum LMP Arsyad Cannu kepada awak media, Jumat 05/11. Berbekal legalitas yang sah diakui negara, Arsyad mengajak para kader dan anggota bersama-sama mengembangkan dan membesarkan Laskar Merah Putih di seluruh Indonesia. Harapan itu disampaikan Arsyad untuk memompa semangat anggota Laskar Merah Putih. Pasalnya perjalanan Laskar Merah Putih selama ini banyak terbuang waktunya untuk mengurusi sengkarut kepengurusan di internal organisasi. “Kita bangkit bersama kedepan, sebab banyak yang terbuang dalam penyelesaian keabsahan badan hukum LMP. Kita tempuh itu agar nantinya tidak ada lagi dualisme atau pihak-pihak yang mengaku sebagai Ketua Umum LMP,” ucap Arsyad. Masih kata Ketua Umum Laskar Merah Putih, kita harus segera membenahi diri, kepada saudara-saudaraku yang masih ragu-ragu dan belum bergabung dibawah Komando saya Ketum HM. Arsayd Cannu. “Ayo segera bergabung. Mari kita besarkan Laskar Merah Putih, agar manfaatnya dapat dirasakan oleh para kader LMP dan masyarakat,” sambungnya. Dari putusan PTUN Jakarta ini, Arsyad melanjutkan pihaknya segera melapor diri ke Kesbangpol Propinsi dan Kabupaten/kota atas keberadaan Ormas LMP diwilayah masing-masing. “Mari membangun negara Kesatuan Republik Indonesia dan menjadi wadah pemersatu anak bangsa menuju pada kesejahteraan dan kemakmuran sesuai yang diamanatkan UUD45,” ungkap Arsayd Sementara itu, Ketua LMP Mada Jabar mengajak seluruh kader LMP Mada Jabar segera melupakan masa lalu dan saatnya melangkah membangun organisasi membantu pemerintah menyelesaikan sejumlah persoalan bangsa. “Ayo kita lupakan masa lalu, saatnya LMP melangkah kedepan membantu pemerintah mengatasi sejumlah masalah, termasuk menangani Covid-19 yang melanda negara kita hampir 2 tahun ini,” ajak Bah Wandi sapaan akrab Ketua LMP Mada Jabar. Selaku kader LMP yang sah dibawah komando HM. Arsayd Cannu, Bah Wandi mengaku akan fokus membenahi organisasi LMP Mada Jabar. Terkait langkah-langkah kongrit lainnya yang akan segera diambil, Ketua Mada Jabar mengatakan bahwa sesuai instruksi dari Markas Besar LMP agar segera kembali merapatkan barisan. Merangkul kembali pihak-pihak yang ingin bergabung dalam LMP, di bawah kepemimpinan Ketum Arsyad Cannu. “Sesuai instruksi dari Markas Pusat, bahwa Markas Daerah segera merapatkan barisan, merangkul kembali seluruh eleman yang sempat terlepas, untuk kembali lagi bergabung ke LMP kepemimpinan Arsyad Cannu,” tuturnya. Lebih jauh dikatakan Bah Wandi, kita menganggap bahwa penguatan keputusan yang dari PTUN Jakarta ini, selayaknya dijadikan momentum mengakhiri semua dualisme. Jadi kami akan membuka tangan kepada semua pihak yang dulu mungkin bersama-sama kita, dan harus berpecah karena dualisme. “Intinya atas kemajuan yang menggembirakan ini seperti kado ulang tahun yang istimewa bagi LMP ini, kita akan terus melakukan penguatan ke dalam dan pengembangan ke arah luar organisasi,” pungkas Ketua LMP Mada Jabar. ***
4 July 2022 - 09094 July 2022 - 11590447 JAKARTA POSBERITAKOTA □ Nasionalisme dapat menumbuhkan sikap konsistensi di dalam mencintai sekaligus menjaga kedaulatan bangsa dan negara. Sedangkan bentuk aktualisasinya tentu akan bereaksi cepat manakala ada upaya-upaya merongrong atau yang ingin memporak-porandakan dari keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia NKRI. Forum Bersama Laskar Merah Putih FB LMP sejak keberadaannya di era tahun 80/90-an hingga sekarang, akan tetap teguh menjaga semboyan yang dicetuskan NKRI Harga Mati. Demikian disampaikan Sang Ketua Umum Ketum-nya, Hamzah Tun MR SH yang menjadi penerus’ almarhum Eddy Hartawan. “Kami akan berdiri tegak lurus di dalam menjaga kedaulatan bangsa dan negara ini. Bahkan, kami akan tetap berpegang teguh pada semboyan yang memiliki nilai kharismatik, yaitu NKRI Harga Mati,” tutur pria asal kelahiran Aceh tersebut saat bincang-bincang melalui sambutan telepon kepada POSBERITAKOTA, Senin 4/7/2022. Forum Bersama Laskar Merah Putih, dipaparkan Hamzah Tun MR SH, selalu hadir di garda terdepan jika ada muncul atau indikasi yang coba-coba melakukan pengkhianatan terhadap bangsa dan negara tercinta, Indonesia. Apalagi, tambah dia, keberadan FB LMP sudah menyebar ke seluruh Indonesia. “Kami juga siap menjaga amanah dari para pendahulu pendiri NKRI. Termasuk dari para pahlawan bangsa dan negara Indonesia ini. Rugi besar jika kami segenap generasi penerus bangsa, tidak memiliki sikap nasionalisme,” tuturnya. Hamzah Tun MR SH menegaskan bahwa FB LMP tidak ingin sendiri untuk tetap berpegang teguh di dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI. Justru ingin bersama-sama dengan organisasi sosial kemasyarakatan dan kepemudaan yang lain, yakni unthm melawan atau menghalangi adanya upaya pemecah belah bangsa dan negara Indonesia yang kita cintai ini. “Sense of belonging, rasa mencintai dan memiliki, harus tumbuh dalam setiap hati sanubari kita. Tidak bisa tidak! Sebab, menjaga NKRI itu akan jauh lebih sulit, ketimbang memperjuangannya dulu sebagai negara merdeka dan berdaulat. Termasuk Bhineka Tunggal Ika, Pancasila dan UUD 1945 yang merupakan 4 Pilar Kebangsaan,” tutup Hamzah Tun MR SH, mengakhiri. RED/AGUS SANTOSA
Berawal pada tahun 1987 dari sebuah organisasi yang bernama Kosgoro Alm Eddy Hartawan, kami dan Rekan-Rekan membentuk suatu brigade GM kosgoro, Dengan nama “ Satuan serba guna gotong Royong” BRIGADE SATSENA 17 bermarkas di Besar Raya Kediaman Keluarga Alm Eddy Hartawan yang saat itu hanya mengandalkan basis masa sari dan Jakarta Barat. Mengawali kegiatan BRIGADE SATSENA 17 berawal dari suatu program berbentuk Bhakti Sosial yaitu membagikan Tong sampah kepada Pemerintah Wilayah dari tingkat kelurahan,kecamatan dan kotamadya se DKI Jakarta dalam rangka Menciptakan Kota DKI Jakarta Bersih. Pada tahun 90 an almarhum, kami dan Rekan-rekan mengadakan suatu kegiatan Sosial dengan mengadakan Pemilihan Dua putri Dewi Tingkat Nasional yang bekerja sama dengan Jamu Dua Putri Dewi mengambil tempat di sebuah Restoran mall Gajah Mada Jakarta Barat, Keberhasilan Almarhum, kami dan rekan-rekan di Ormas KOSGORO menjadi suatu terobosan dalam mengembangkan suatu organisasi kemasyarakatan dan Almarhum Eddy Hartawan penggerak masa dikalangan Ormas serta Beliau di ikut sertakan oleh salah satu partai untuk menjadi Team Sukses dalam pemilu 1992. Sejak saat itu Nama Almarhum Eddy Hartawan menjadi di kenal di kalangan pejabat dan Pengusaha Upaya langkah Alm Eddy hartawan tidak hanya pada pergerakan masa saja, beliaupun menggagas untuk mendirikan Rumah makan, Fuja sera, permainan Games dan warnet sekaligus distributor Kartu Chip Telepone di daerah Mangga Besar dan alhamdulillah dengan ide tersebut Almarhum, Kami dan Rekan-rekan di bantu oleh seorang Donatur yang pada saat itu menjabat Sebagai Pimpinan didalam Organisasi Kami dan pada saat itu pertumbuhan usaha kami bersama cukup baik dan maju. Setelah Kediaman beliau di pergunakan untuk usaha keluarga, maka kami pindah tempat usaha dan almarhum pun pindah beserta keluarga di tegal alur Cengkareng Jakarta barat, dalam perjalanan organisasi ditempat ini almarhum, kami dan rekan -rekan terus berupaya untuk memajukan dan membesarkan organisasi hingga menjadi suatu organisasi yang memiliki basis masa besar di jakarta. Sehingga pada Tahun 1995 ketenaran Nama almarhum di kalangan organisasi Masa saat itu membuat salah seorang Pengusaha muda tertarik untuk bekerja sama dan meminta bantuan almarhum untuk menyelesaikan Permasalahan kasus kepemilikan sengketa Tanah di kawasan daerah Rajawali selatan ,yang saat itu dikuasai oleh sebuah Yayasan di pimpin oleh seorang pejabat tinggi. Kami bersama-sama menangani dan menyelesaikan permasalahan tersebut hingga mencapai keberhasilan dan Alhamdulillah semua berjalan lancar sekalipun masih adanya kendala permasalahan di internal ormas semua berjalan sukses. Setelah itu beliau membeli rumah di daerah bekasi dan kami pun bersekretariat di sana namun kemelut internal bergulir di kalangan ormas kami yang akhirnya almarhum dan kami membentuk suatu organisasi sendiri dengan nama LSM Pengabdian Putra Bangsa BARONG tahun 1998 bermarkas di raya jakarta Selatan Dengan bantuan Alm dalam melakukan kegiatan LSM kami juga mendirikan Media cetak tabloid mingguan DELTA dan media cetak Harian Indonesia Pagi Disinilah kekuatan kami bertambah dengan kehadiran teman-teman dari kalangan parpol, mahasiswa, pers dan pengusaha. Kekuatan itu menjadikan ide almarhum dan kami untuk menyatukan Pemuda seindonesia dengan membuat kegiatan Gebyar Sumpah Pemuda dengan kekuatan masa cukup besar yang terlihat dari Bundaran HI sampai Istana Negara. Pergerakan LSM Kami di segani oleh seluruh ormas yang ada, sehingga banyak proyek dan pekerjaan yang di tawarkan untuk LSM yang almarhum pimpin, baik dalam pengamanan Tempat hiburan sampai pembebasan tanah serta di tambah lagi keberhasilan kami setelah membantu salah satu perusahaan Besar Kedaung Gorup untuk penyelesaian demo Karyawan yang berjumlah 3000 org & Alhamdulillah semua dapat teratasi. Setelah itu tahun 2000 Almarhum mendapatkan tempat dari bpk helmi di air ps Baru Jakarta Pusat, dan kami pun pindah ketempat tersebut . Perpindahan kami di daerah ini mengembangkan sayap dan basis masa yaitu jakarta utara , Jakarta Timur manurung , Jakarta Pusat , Bogor Bung Max , Cianjur kang Jajang , Aceh Bung Asril dan lain2. Dalam melakukan program kegiatan sosial, demo, team sukses Gubernur, dan lain-lain, LSM PPB cukup gencar dan menarik sehingga LSMPPB menjadi sorotan dan ketertarikan petinggi2 negara, partai politik dan pengusaha untuk dapat bekerja sama dalam berbagai hal. Sejak saat itu LSM PPB yang di pimpin almarhum terangkat menjadi LSM Nasional yang dapat membantu dan mengkritisi pemerintahan untuk kepentingan dan membantu Rakyat. Ketertarikan almarhum membantu dan memberikan support kepada seorang putra Seroja Erico Guteres yg membela tanah air tidak henti2 dilakukan dari Gedung DPR MPR, Istana Negara sampai Rutan Salemba. Akhirnya Almarhum merubah LSM PPB sebagai Laskar Merah Putih yang bertujuan menyatukan kembali sejengkal tanah ibu pertiwi dan mengangkat martabat Bangsa dari Negara2 yg berupaya mengambil wilayah dari kedaulatan NKRI. Disinilah almarhum dan kami termotivasi mencetuskan ide dan gagasan mendirikan Forum Bersama Laskar merah putih dengan didukung ormas2 dan lsm2 se Indonesia serta bantuan para Petinggi TNI dan POLRI. Dalam mengadakan Pembentukan Forum Bersama Laskar merah Putih kami difasilitasi oleh Pejabat Daerah dan di berikan tempat di Hotel Cempaka serta mengundang seluruh Tokoh2 Ormas, TokohLSM dan Tokoh organisasi kemahasiswaan serta Tokoh Pemuda untuk memilih Seorang KEtua umum Forum Bersama LMP. Pada saat itu ditunjuk dua kandidat calon Ketua Umum yaitu Eddy hartawan dan Erico Gueteres yang mengasilkan Eddy hartawan terpilih berdasarkan hasil voting seluruh peserta yang hadir dalam pertemuan tersebut. Setelah terpilihnya ketum FB LMP, dua minggu kemudian kelompok seroja membuat aliansi dengan menamakan Front Merah Putih yang diketuai oleh Erico guteres. Terpilihnya almarhum sebagai Ketum FB LMP seluruh kegiatan selalu mengatas namakan Forum Bersama Laskar Merah Putih, begitu semangatnya almarhum Membawa nama Besar FB LMP, tahun 2000 maka kami Mendeklarasikan FB LMP sebagai LSM dan tidak lagi menggunakan Nama LSM PPB dan pada saat itu pula beliau mendapatkan penghargaan Pemuda Pemersatu. Kemudian berdasarkan hasil kesepakatan bersama tahun 2001 FB LMP di Notariskan oleh Almarhum dan Almarhum meminta teman2 untuk mendukung dan masuk sebagai Dewan Pendiri maupun Pengurus FB LMP, gerakan2 FB LMP saat itu memperjuangkan martabat bangsa dan membela Putra putridl pejuang devisa serta mempersatukan Putra-putri Bangsa se Tanah air. Untuk membesarkan dan menyatukan FB LMP se Indonesia, almarhum dan kami mengadakan Raker Nas pertama di Hotel Indonesia sambil mengadakan Pameran Lukisan hasil karya Putra Indonesia, sekaligus mengadakan Pawai obor terbanyak dan Pembentangan Bendera Merah Putih terpanjang se Indonesia Rekor Muri … Sekilas Perjalanan Almarhum & Rekan2 yg setia sampai saat ini. Lanjutkan Perjuangan mu saudaraku !!! Laskar Merah Putih sejak awal hingga saat ini berperan untuk mempersatukan Anak Bangsa… Nama besar LMP di bangun dari sebuah perjuangan yg tulus/murni dengan jiwa Militansi kader nya. Kami selalu menyuarakan MERAH PUTIH bersama2 Abang Ketum km HARTAWAN, dimana pada saat itu LMP masih dalam masa2 sulit & prihatin. Kami para DP adalah saksi2 sejarah & memiliki andil dalam membesarkan nama LMP, yang mana pada saat itu hingga Akhir nya tercetus sebuah Partai Politik dengan nama PARTAI BELA NEGARA. PARTAI BELA NEGARA adalah suatu cita2 Alm Bang Eddy Hartawan untuk mengantarkan kader nya duduk di Legislatif, Executif & Yudikatif, yang mana nama Bela Negara saat ini menjadi sangat primadona di kalangan semua elemen Ormas/Lsm se Indonesia. Harapan MENHAN unt dapat mencetak 100jt kader Bela Negara melalui program pembekalan Bela Negara yg di lakukan oleh Kemenhan, kami merasa perlu ikut andil dalam kegiatan tersebut, karna untuk pemantapan jiwa Bela Negara kami semua komponen Anak Bangsa nya yang berangkat dari sebuah semangat perjuangan menyuarakan Merah Putih. LMP selalu berada di Garda terdepan dalam membela hak2 Anak Bangsa yang ter dzholimi, Bangsa yg besar adalah Bangsa yang tak pernah melupakan jasa para pahlawan nya, Terus kumandangkan salam Merah Putih kepada seluruh Anak Bangsa….Salam Perjuangan. Merdeka🇮🇩🇮🇩🇮🇩
ketum laskar merah putih